Madrid jadi lebih agresif, dan tajam di bawah asuhan pelatih barunya, Zinedine Zidane Salah satu rahasianya, kata bek Madrid, Raphel Varane, karena Zidane menggenjot para pemain dengan latihan yang lebih terfokus kepada fisik, alih-alih ke faktor teknik.
Sejak menggantikan Rafael Benitez Januari lalu, Zidane membawa Madrid meraih lima kemenangan dari enam laga tanpa terkalahkan, dengan jumlah gol mencapai 23 gol. Kata Varane, pelatih 43 tahun tersebut telah memberikan metode pelatihan berbeda dari yang selama ini biasa mereka terima.
"Zidane adalah pelatih yang senang dengan sepak bola menyerang. Saat latihan, ia ingin bola mengalir dengan cepat, dan para pemain semuanya bergerak. Ia pun memberikan banyak latihan fisik,. Ia ingin kita terus berlari sepanjang 90 menit di lapangan," ujar bek sentral yang ramai digosipkan akan hengkang ke Manchester United tersebut.
Di mata Striker Real Madrid, Karim Benzema, Zidane adalah pelatih, guru, dan juga sahabat. Dia mengaku setiap hari menyerap banyak ilmu dari pelatih asal Prancis tersebut.
"Dia pemain top dan kini seorang pelatih yang bagus. Dia memberi banyak kontribusi untuk tim; dia memberi kami kepercayaan diri dan idenya mengenai bagaimana cara untuk bermain, dan semua itu positif untuk kami," kata Benzema seperti dikutip dari Marca.
"Saya banyak belajar dari dia setiap hari. Dan tak cuma saya, tapi juga seluruh tim. Karena dia benar-benar tahu mengenai pertandingan,"
tuturnya.
tuturnya.
Di bawah kepemimpinan Zidane, Benzema optimistis bisa mengeduk poin penuh saat bertandang ke kandang AS Roma, Stadion Olimpico pada leg pertama 16 besar Liga Champions dini hari nanti.
"Zidane pernah jadi pemain top, dan kini sebagai pelatih hebat. Ia membawa kepercayaan diri bagi para pemain. Namun, tentu saja Kami harus mewaspadai lini depan Roma yang memiliki pemain-pemain cepat. Itu akan sangat menyulitkan kami," tutur pemilik nomor punggung sembilan ini.
No comments:
Post a Comment