Di awal babak pertama bermain di kandang
sendiri Arsenal langsung meneror gawnag Leicester. Di menit ke 2
Chamberlein berhasil membuka peluang. Umpan silangnya di sisi kanan
hampir saja menjadi gol andaikan Simpson tak menghalau bola keluar
lapangan. Dari sepak pojok hampir saja Sanchez menjebol gawnag
Leicester.
Di 10 menit awal Leicester dipaksa
bertahan setengah lapangan. Baru di menit ke 14 mereka berhasil
menciptakan peluang lewat Okazaki. Sontekannya di mulut gawang melayang
jauh di atas mistar gawang Cech.
Dua menit berselang Leicester mulai
mengancam, kali ini lewat Vardy. Tandukannya di dalam kotak pinalti
membuat bola menghujam tajam ka bawah namun tangan kanan Cech dengan
kuat menahan laju bola. Sebelumnya, penyelamatan gemilang juga dilakukan
oleh Schmeichel yang memutuskan keluar dari gawang untuk menghalau
bola.
Di 20 menit jalanya pertandingan, kedua
tim saling meperlihatkan jual beli serangan. Kembali Sanchez mendapat
peluang di menit ke 25. Sayang tembakan kerasnya masih bisa diblok oleh
Morgan.
Di sisa pertandingan babak pertama,
kedua tim memperlihatkan serangan yang menarik. Namun sayang Leicester
lebih beruntung. Di menit ke 44 mereka dihadiahi sepakan pinalti setelah
Vardy dijatuhkan oleh Monreal di kotak terlarang. Vardy yang menjadi
algojo sendiri sukses membobol gawang Cech. Skor 0-1 bertahan hingga
turun minum.
Di babak kedua Arsenal yang tertinggal
satu gol langsung mencoba menggebrak. Sepakan keras dari Sanchea masih
melebar dari gawang Schmeichel. Menit ke 53 giliran Giroud yang mendapat
peluang. Menerima umpna crossing dari Monreal, tandukan Giroud masih
terlalu tinggi.
Kerugian bagi Leicester setelah di menit
ke 57 Danny Simpson harus menerima kartu kuning kedua dan artinya kartu
merah. Leicester harus bermain dengan 10 orang pemain. Setelah itu
Ranieri memasukkan Wasilewski menggantikan Mahrez untuk memperkuat
barisan pertahanan. Sedangkan Wenger memasukkan Walcott untk menambah
data dobrak The Gunners.
Terus menyerang hasilnya Arsenal
berhasil menyamakan skor lewat gol yang dibuat oleh pemain yang baru
masuk Walcott. Berawal dari umpan Crossing, umpan tanduk dari Giroud
berhasil dimanfaatkan oleh Walcott untk mengubah papan skor menjadi 1-1
di menit ke 70.
Setelah gol terjadi para pemain Arsenal
makin semangat menggempur pertahanan Leicester. Menit ke 74 sepakan voli
Giroud terlihat mengenai tangan Huth namun bukan hands ball karena
dianggap pasif. Sementara sepakan Ramsey mendapat gangguan berarti dari
Drinkwater sehingga arahnya melebar.
Di sisa pertandingan pemain yang baru
sembuh dari cedera panjanganya yaitu Danny Welbeck menjadi pahlawan di
laga ini setelah golnya di masa perpanjangan waktu berhasil membawa
Arsenal raih 3 poin di laga ini. Skor akhir 2-1.
Arsenal: Cech; Bellerin, Mertesacker, Koscielny (Chambers 46'), Monreal; Coquelin (Walcott 62'), Ramsey; Oxlade-Chamberlain (Welbeck 83'), Ozil, Sanchez; Giroud.
Cadangan : Ospina, Walcott, Flamini, Chambers, Welbeck, Campbell, El Nenny.
Leicester: Schmeichel; Simpson, Morgan, Huth, Fuchs; Mahrez (Wasilewski 58'), Drinkwater, Kante, Albrighton (King 82'); Okazaki (Gray 61'), Vardy.
Cadangan : King, Gray, Ulloa, Dyer, Wasilewski, Chilwell, Schwarzer.
Statistik Laga
Ball possession: 73% - 27%
Shots: 21 - 6
Shots on target: 7 - 4
Corner: 11 - 1
Offside: 5 - 2
Kartu kuning: 4 - 4
Kartu merah: 0 - 1.
No comments:
Post a Comment